FUNGSI SITOKININ PDF

Hormon Sitokinin berfungsi, Hormon Sitokinin ppt, Hormon Sitokinin memiliki fungsi, Hormon Sitokinin pada tanaman, Hormon Sitokinin fungsinya, Hormon. Fungsi dari hormon auksin ini adalah membantu dalam proses Fungsi sitokinin adalah: Merangsang pembentukan akar dan batang serta pembentukan. Sitokinin dapat ditemukan pada bagian tumbuhan yang aktif membelah seperti pada jaringan meristem dan Fungsi Sitokinin Fungsi Hormon Sitokinin 1.

Author: Taulkree Dik
Country: Switzerland
Language: English (Spanish)
Genre: Spiritual
Published (Last): 23 November 2012
Pages: 112
PDF File Size: 19.92 Mb
ePub File Size: 5.60 Mb
ISBN: 385-9-68941-476-1
Downloads: 96664
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kigalabar

Disamping proses fotosintesis yang memang sangat penting bagi tumbuhan untuk mendapatkan cadangan makanan, ada satu hal atau proses lainnya yang akan sangat krusial bagi keberlangsungan hidup suatu tumbuhan.

Hormon by Nova Fernandalia on Prezi

Ya, proses tersebut itu adalah proses pernapasan atau sistem respirasi pada tumbuhansama seperti makhluk hidup lainnya. Proses pernapasan pada tumbuhan cukup beda jika dibandingkan dengan pernapasan pada hewan atau manusia, karena proses pernapasan pada tumbuhan lebih kompleks jika dibandingkan hewan dan manusia.

Berikut ini akan dijelaskan segala hal mengenai pernapasan pada tumbuhan. Sebelum anda mengetahui lebih jauh perihal pernapasan pada tumbuhan, maka alangkah lebih baik jika pertama-tama anda mengetahui hal yang paling fundamental terlebih dahulu, yaitu bagian dari tumbuhan yang digunakan sebagai sistem pernapasan.

Berikut ini merupakan alat pernapasan pada tumbuhan. Alat pernapasan tumbuhan yang paling krusial adalah stomata. Stomata merupakan bagian dari tumbuhan yang memiliki fungsi utama sebagai tempat pertukaran gas oksigen menjadi karbondioksida yang menjadi awal dari proses pernapasan pada tumbuhan. Stomata atau mulut daun ini memiliki sebuah celah yang dijaga oleh 2 buah sel penjaga. Sel penjaga ini memiliki fungsi untuk mengatur buka tutupnya sebuah stomata pada suatu tumbuhan. Stomata pada tumbuhan ini biasanya akan membuka ketika mendapat cahaya matahari yang cukup dan akan menutup sendiri pada saat tidak ada cahaya matahari yang masuk.

Sel penjaga dapat membuka dan menutup suatu stomata karena memiliki kandungan ion kalium dan air di dalamnya dan akan berfungsi sesuai mekanisme berikut. Fungsi Stomata pada Daun. Alat pernapasan pada tumbuhan yang kedua adalah lentisel.

Lentisel ini biasanya terdapat di tumbuhan bertipe dikotil, monokotil, maupun tumbuhan berbiji terbuka. Lentisel merupakan xitokinin lubang-lubang di batang akibat pengelupasan dari kambium gabus, parenkim gabus, dan stokinin gabus yang terbentuk untuk menggantikan epidermis dan berfungsi untuk melindungi batang.

Nah, biasanya lapisan gabus yang terbentuk melalui kambium gabus ini sangat rapat sehingga dapat memutus pasokan udara luar yang sangat penting untuk kebutuhan pernapasan bagian-bagian tumbuhan lainnya. Adanya lentisel ini berfungsi sebagai penyedia jalan bagi udara luar untuk melewati rapatnya lapisan gabus sehingga bagian-bagian tumbuhan yang lainnya mendapatkan pasokan udara yang cukup.

Tungsi pernapasan lainnya pada tumbuhan selain stomata dan lentisel adalah rambut akar. Memang benar bahwa rambut akar ini memiliki fungsi utama untuk menghisap air maupun zat hara dari dalam tanah dan menyalurkannnya kepada bagian tumbuhan yang lain, namun ternyata rambut akar ini juga sangat bermanfaat untuk alat pernapasan tumbuhan. Rambut akar ini dapat mengambil oksigen yang terdapat pada pori-pori tanah. Selain ketiga bagian dari tumbuhan diatas yang tidak diragukan lagi fungsinya sebagai alat pernapasan, namun pada fugsi jenis tumbuhan, mereka memiliki alat pernapasan khusus dikarenakan kemampuan tumbuhan-tumbuhan ini dalam beradaptasi terhadap lingkungannya.

  DOM PERNETY PDF

Berikut ini contoh alat pernapasan khusus pada tumbuhan. Setelah anda mengetahui berbagai macam proses pernapasan pada tumbuhan, maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai segala hal perihal proses pernapasan pada tumbuhan.

Pada dasarnya, proses pernapasan pada tumbuhan memiliki kaitan yang sangat erat dengan proses fotosintesis karena kedua proses ini saling bergantung satu sama lain. Berikut ini adalah kaitan antara proses pernapasan tumbuhan dengan proses fotosintesis pada tumbuhan. Nah, maka sudah jelas bukan bahwa kedua proses ini merupakan suatu proses yang saling mendukung kelangsungan hidup dari suatu tumbuhan.

Proses Pernapasan Pada Tumbuhan Setelah dijelaskan bagaimana proses pernapasan dan juga proses fotosintesis merupakan suatu siklus yang saling mendukung kelangsungan hidup suatu tumbuhan, maka akan dijelaskan bagaimana sitoklnin pernapasan tumbuhan sebenarnya berlangsung. Secara singkat, tahapan respirasi sitojinin dijelaskan sebagai berikut:.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, proses pernapasan akan menghasilkan energi dan karbondioksida yang didapatkan dari glukosa. Nah, proses pemecahan glukosa sehingga menghasilkan karbondioksida dan energi ini bisa didapatkan dengan melibatkan oksigen hasil fotosintesis atau bisa juga tanpa melibatkan oksigen fuhgsi fotosintesis karena semua itu bergantung kepada spesies tumbuhan tersebut. Nah, oleh karena itu, sitoklnin kebutuhan akan oksigen, maka proses pernapasan pada tumbuhan fhngsi menjadi 2, yaitu proses pernapasan aerob dan proses pernapasan anaerob.

Proses Pernapasan Aerob Proses pernapasan aerob ini merupakan proses pernapasan yang membutuhkan peran oksigen dalam proses pemecahan sitkoinin menjadi energi dan juga karbondioksida dimana reaksinya dapat dituliskan secara sederhana seperti berikut ini.

Nah, dalam proses pemecahan glukosa menjadi energi dan karbondioksida dengan bantuan oksigen dalam proses pernapasan aerob ini tidak sesimpel seperti reaksi yang ditulis diatas karena proses ini melibatkan beberapa proses, yaitu:. Seperti namanya, glikolisis ffungsi suatu proses menguraikan gula atau glukosa. Pada fase glikolisis ini terjadi prombakan glukosa menjadi asam piruvat dalam sitosol.

Asam piruvat ini nantinya akan diproses kembali dalam suatu fase yang dinamakan dekarboksilasi oksidatif. Pada fase glikolisis ini, akan juga dihasilkan 2 molekul ATP yang berperan sebagai energi, dan 2 molekul NADH yang akan digunakan dalam proses transport elektron.

Dalam fase dekarboksilasi oksidatif ini, asam piruvat yang dihasilkan pada tatap glikolisis akan diubah menjadi asetil KoA dengan melepaskan CO2 di dalam sitosol. Astil KoA yang dihasilkan ini akan diproses kembali pada siklus asam sitrat.

Siklus krebs merupakan sebuah fase dimana asam piruvat dibongkar secara aerob menjadi H2O dan juga CO2 yang terjadi di dalam matriks mitokondria.

Perbedaan fungsi pertahanan dan fungsi keamanan?

Dalam siklus ini, terjadi pula pengolahan Asetil KoA dengan asam sitrat yang telah terbentuk di fase sebelumnya. Transport elektron merupakan sebuah fase pada pernapasan aerob tumbuhan yang terjadi di membran dalam mitokondria. Dalam fase ini, serangkaian elektron akan ditransfer dalam suatu reaksi redoks dan dibantu oleh enzim sitokrom, piridoksin, dan flavoprotein. Siklus transport protein ini nantinya akan menghasilkan H2O atau uap air yang merupakan hasil fungis dari sistem pernapasan tumbuhan selain CO2 atau karbondioksida yang sangat dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis.

  EL ENFOQUE GLOBALIZADOR ANTONI ZABALA PDF

Selain itu, pada proses transport elektron ini akan fungso pula 34 ATP sehingga jika ditotal, proses aerob ini akan menghasilkan 36 sitokjnin energi. Berbeda dengan proses pernapasan aerob yang pada proses pemecahan glukosa menjadi energi dan karbohidratnya membutuhkan oksigen, pada proses ufngsi anaerob, tumbuhan tidak memerlukan peran oksigen dalam proses memecah glukosa menjadi energi dan karbondioksida.

Reaksi anaerob secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut ini. Nah, dari reaksi sederhana diatas, maka dapat terlihat bahwa proses pernapasan anaerobik ini tidak membutuhkan pasokan oksigen untuk memecah glukosa. Hasil akhir dari proses pernapasan anaerob ini memiliki hasil akhir karbondioksida, alkohol, dan juga energi. Perbedaan mencolok lainnya dengan proses pernapasan aerob adalah pada proses anaerob ini jumlah energi yang dihasilkan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan proses pernapasan aerob.

Hal ini ternyata memang membuktikan betapa pentingnya peran sitokniin oksigen dalam pembentukan energi pada suatu tumbuhan. Setelah anda mengetahui berbagai macam proses pernapasan pada tumbuhan, maka anda pasti penasaran bukan jenis tumbuhan manakah yang memiliki sistem pernapasan aerob dan ssitokinin yang memiliki sistem pernapasan anaerob. Berikut ini akan dijelaskan jenis tumbuhan dan proses pernapasan yang digunakannya. Tumbuhan yang memiliki sistem pernapasan aerob merupakan tumbuhan-tumbuhan tingkat tinggi atau yang biasa dikenal dengan tumbuhan hijau.

Tumbuhan yang bisa disebut sebagai tumbuhan hijau merupakan tumbuhan yang memiliki zat hijau daun atau yang biasa disebut klorofil.

Kloning Pada Tumbuhan

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian fumgsi pernapasan pada tumbuhan, para tumbuhan tingkat tinggi ini mengambil oksigennya melalui berbagai bagian dari tubuhnya, seperti misalnya melalui stomata, lentisel, rambut akar, hingga alat pernapasan khusus pada beberapa tumbuhan seperti menggunakan akar gantung, akar napas, dan juga batang-batang berongga. Tumbuhan yang memiliki sistem pernapasan anaerob merupakan tumbuhan-tumbuhan tingkat rendah. Nah, berkebalikan dengan tumbuhan tingkat tinggi, tumbuhan sitokininn rendah merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil sehingga tumbuhan ini tidak sitolinin melakukan fotosintesis dan cara memperoleh energinya tetntu saja berbeda dengan tumbuhan hijau.

Cara memperoleh energi pada tumbuhan tingkat rendah ini biasanya dilakukan dengan menguraikan bahan makanan yang terdapat di sekitar lingkungan hidupnya. Nah, sekarang anda sudah mengetahui segala hal yang berhubungan dengan pernapasan dari tumbuhan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semua. Pernapasan pada Tumbuhan — Jenis dan Prosesnya. Telusuri Artikel Tentang Tumbuhan Lainnya.

Proses Terbentuknya Sel Kanker. Proses Terjadinya Pupuk Kompos. Ikan Pari — Jenis dan Bahayanya. All Right Reserve World Wide.